Tutorial PHP : Jenis-jenis Operator Perbandingan Dalam PHP


Pada tutorial kali ini, kita akan membahas operator perbandingan yang ada dalam bahasa pemrograman PHP. Apa itu operator perbandingan ? apa saja jenis-jenis operator perbandingan di PHP ? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak dibawah ini.

Apa itu operator perbandingan PHP ?

Operator perbandingan atau comparison operator digunakan untuk membandingkan 2 operand atau lebih. Pada umumnya Operator perbandingan digunakan pada kondisi if-else sebagai penentu tingkat kecocokan.

Berikut ini adalah jenis-jenis operator perbandingan yang ada di PHP :

Operator

Nama

Contoh

Keterangan

==

Sama dengan

$x == $y

Bernilai TRUE jika $x sama dengan $y

===

Identik dengan

$x === $y

Bernilai TRUE jika $x sama dengan $y dan sejenis

!=

Tidak sama dengan

$x != $y

Bernilai TRUE jika $x tidak sama dengan $y

<>

Tidak sama dengan

$x <> $y

Bernilai TRUE jika $x tidak sama dengan $y

!==

Tidak identik dengan

$x !== $y

Bernilai TRUE jika $x tidak sama dan sejenis dengan $y

<

Kurang dari

$x < $y

Bernilai TRUE jika $x kurang dari $y

>

Lebih dari

$x > $y

Bernilai TRUE jika $x lebih dari $y

<=

Kurang dari atau sama dengan

$x <= $y

Bernilai TRUE jika $x kurang dari atau sama dengan $y

=>

Lebih dari atau sama dengan

$x => $y

Bernilai TRUE jika $x lebih dari atau sama dengan $y


Penggunaan Operator Perbandingan PHP

Setelah memahami tabel diatas mari kita sama-sama praktekan cara penggunaan operator perbandingan di PHP.

1. Sama dengan (==)

Dari contoh kode diatas bisa kita lihat bahwa variabel $a memiliki nilai atau value yang sama dengan variabel $b, maka output yang dihasilkan dari program diatas adalah TRUE.

2. Identik dengan (===)

Anda pasti menyadari bahwa identik dengan (===) tidak beda jauh sama sama dengan (==). Yang menjadi tolak ukur identik dengan bukan hanya dari nilai atau value yang sama saja, melainkan tipe data dari kedua variabel tersebut. Variabel $a dan $b sama-sama menggunakan tipe data Integer sehingga program diatas menghasilkan output TRUE. Anda bisa mengubah salah satu nilai variabel dengan tipe data lain, dan outputnya akan berubah menjadi false.

3. Tidak sama dengan (!=)

Karena antara variabel $a dan $b memiliki nilai sama, maka outputnya ialah False

4. Tidak identik dengan (!==)

Output dari kode diatas ialah FALSE, karena antara variabel $a dan $b memiliki nilai atau value serta tipe data yang sama.

5. Kurang dari (<) & Lebih dari (>)

Karena nilai $a kurang dari $b, maka outputnya benar

Karena nilai $a tidak lebih dari $b, maka outputnya Salah

6. Kurang dari atau sama dengan (<=)

Karena nilai a kurang dari 20. Maka output dari program diatas adalah TRUE. Output yang sama juga terjadi apabila nilai $a sama dengan $b.

7. Lebih dari atau sama dengan (=>)

Karena nilai $a tidak sama dengan $b bahkan kurang dari 20. Maka output dari program diatas adalah FALSE. 


Dapatkan Diskon 20% Kursus SEO Terbaik Sekarang Juga


IKUTI TRIAL KURSUS ONLINE

IKUTI TRIAL KURSUS ONLINE

NAMA PESERTA TEST & PENERIMA BEASISWA

  
  
Loading...



26 December 2019 ADMIN Bagikan di Twitter Bagikan di Facebook Bagikan di Google+ Bagikan di Google+

Artikel menarik lainnya



Previous Post Tutorial PHP : Jenis-jenis Operator Increment Dan Decrement PHP Next Post Tutorial PHP : Jenis-Jenis Operator Aritmatika Dalam Bahasa Program PHP